Sabtu, 27 Oktober 2012

RENUNGAN KRISTEN : SIMPLE/SEDERHANA

Simple, dalam bahasa Indonesia berarti sederhana. Sederhana, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia memiliki makna “cukup, pertengahan, tidak terlalu tinggi, tidak terlalu rendah, tidak menuntut karena menerima semua apa adanya.” Sederhana selalu berkaitan dengan sesuatu yang baik, tidak muluk-muluk, rendah hati, dsb. Dalam Kisah Para Rasul 2 : 41 - 47, tentang kesederhanaan cara hidup jemaat pertama, yang dapat kita teladani. Cara hidup jemaat yang pertama antara lain: • Bertekun dalam pengajaran dan persekutuan (ay.42) • Selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa (ay.42) • Mengadakan mujizat dan tanda atas karunia dan kuasa Allah (ay.43) • Mereka bersatu, milik mereka adalah milik bersama, mereka berbagi kepunyaan mereka dengan sesama sesuai kebutuhan masing-masing (Ay.44-45) Kesederhanaan jemaat yang pertama dapat terlihat dari bacaan tersebut, khususnya pada ayat 44-45, mereka berbagi satu sama lain sesuai dengan kebutuhan mereka masing-masing. Berarti, mereka tidak berlebihan dan tidak kekurangan, mereka berkecukupan. Dalam Doa Bapa Kami pun, kita diajarkan untuk sederhana, untuk hidup secukupnya, dalam Matius 6:11 dicatat: Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Orang yang sederhana memiliki banyak manfaat, antara lain: • Bahagia, karena mensyukuri semua yang diberikan oleh Tuhan dan dekat dengan Tuhan, dan merasakan penyertaan Tuhan yang luar biasa itu. • Tenang dan damai, karena tidak pernah iri atas apa yang terjadi pada orang lain dan tidak pernah menuntut segala sesuatu. Yang ada hanya mensyukuri apa yang terjadi dan mengerti akan apa yang terjadi. Dan tentunya semua karena Tuhan, bukan karena diri sendiri, sehingga tak perlu untuk memegahkan diri. Jadi, apa buruknya jadi orang yang sederhana? Apa jeleknya? Sederhana adalah sesuatu yang baik. Then, cobalah untuk menjadi orang sederhana. Memang susah di awalnya, tapi cobalah belajar dan minta penyertaan Tuhan, pasti bisa pada nantinya. Semoga jadi berkat, thanks. Tuhan Memberkati. GBU.  (by: AiLing)

Kamis, 18 Oktober 2012

DON'T SAY IT

Lelaplah kita bersama di dalam waktu, mungkin saja perlahan hati kita menyatu. Tapi bukan seperti itu yang ku mau, hanya saja ingin kita bersama selalu. Bukan bersama dengan ikatan cinta, hanya bersama dalam bahagia, dari kasih dan persahabatan semata saja, bukan cinta. Memang jalani waktu tanpamu itu tak mudah, kesepian maupun duka akan menghampiri. Tapi jalani hari denganmu begitu indah, hanya ada bahagia, hilang sudah rasa sepi. Namun jangan pernah, meminta lebih, karena ini aku, aku yang memang aku. Jangan paksakan kehendakmu, ikutilah hari dan waktu. Biarkan semua mengalir tanpa hambatan, tanpa paksaan, tanpa hal-hal yang buat kita jauh. Jangan pernah katakan cinta, bila hanya perkataanmu semata. Jangan katakan kata, biar hati yang bicara, sebagai sahabat, sebagai teman, sebagai saudara dalam dunia. Kita tak akan pernah bisa satu dalam cinta, karena pada faktanya, kita sangatlah berbeda, ingatlah Firman Allah berkata bahwa cintailah orang yang sepadan. Ingat.. ingat.. jadi, jangan pernah katakan cinta. Ini semua hanya karena waktu, karena waktu yang buat kita takkan menjauh saat ini. Namun bila nantinya, sungai itu akan bercabang. Kau akan mengalir, ke kiri. Dan aku akan ikuti arus tersebut ke kanan. Dan pada akhirnya, kita akan berpisah, cinta takkan pernah satu. Nantinya kita akan bersama di lautan luas, di mana sungai bermuara, kita akan kembali satu sebagai kawan yang selalu bersama dengan kasih saja, tanpa cinta.

CELATHU

What is celathu? Maybe for Banyuwangi people, itu sudah banyak didengar dan dimengerti. Namun, bagi sebagian orang, khususnya orang luar Banyuwangi, itupun jarang sekali didengar, bahkan mungkin tidak dimengerti. Arti pendek dari "celathu" adalah omelan atau ocehan. Celathu sendiri merupakan bahasa using, yakni bahasa tradisional dari daerah Banyuwangi, khususnya daerah Kemiren hingga Licin. Celathu sering digunakan untuk memarahi orang, mengungkapkan kekesalan, atau apapun yang sejenisnya. Mungkin bagi mayoritas orang, celathu merupakan suatu kejelekan, karena di identikkan dengan marah-marah. Namun, dengan celathu ini juga lah, yang akan menumbuhkan dan melestarikan bahasa using khususnya, dari penggunaan kata dalam bahasa using, dan sampai logat using. Dalam era globalisasi ini, seringkali generasi muda hanya menggunakan bahasa-bahasa gaul, dan meninggalkan bahasa tradisional dari daerahnya sendiri, contohnya saja, kebanyakan siswa-siswi banyuwangi, lebih banyak menyebut lo-gue, daripada menyebut "isun-riko", dll. Dari contoh sederhana seperti itu, membuktikan, bahwa budaya lokal seringkali ditinggalkan. Waw, gak kebayang rasanya, kalau bahasa Using diklaim oleh negara lain, misal diklaim oleh negara Amerika Serikat. Yang di Indonesia, bilangnya pakai "I and You, shit, etc". Yang di Amerika pakai "isun, siro, riko, neng kene, nagud", hahahaha :D Back to celathu and using, rasanya patut deh, masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Banyuwangi, benar-benar bisa dan lancar dalam berbahasa Using, sebagai ajang pelestarian budaya. Sedikit menyinggung tentang Bahasa Using, bahasa Using sendiri merupakan bahasa turunan/ sub-language dari bahasa Jawa. Waaa, masih ada hubungannya lohh... Ya, maybe that's my opinion about Celathu in Using. Then,, semoga bermanfaat dan juga tetap cinta budaya Indonesia yaaa :D (GBU)

LOVE OUR CULTURES

Globalisasi semakin merajalela di dunia, dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan komunikasi, tidak ada memiliki dampak positif, melainkan memiliki dampak negatif pula. Akhir-akhir ini, jarang sekali ditemukan generasi muda yang benar-benar cinta, melestarikan, bahkan mau mengakui kebudayaan daerahnya sendiri. Yang ada, hanya budaya barat, Korea, Jepang, dll, yang malah justru menarik perhatian generasi muda Indonesia. Yang patut disayangkan adalah ketika budaya tradisional Indonesia diklaim atau dipatenkan oleh negara lain, malah justru seluruh masyarakat Indonesia, khususnya generasi mudanya yang berapi-api marah terhadap negara lain yang meng-klaim tersebut.Padahal, justru negara lain berbaik hati untuk merawat budaya yang diambil tersebut, karena di negara asalnya, budaya tersebut tidak dirawat, tidak diakui, bahkan tidak disentuh sekalipun oleh generasi muda. Hal inilah yang mungkin tidak terpikirkan oleh sebagian besar orang. Namun, yang pasti, apabila tidak ingin, budaya Indonesia direbut lagi oleh negara lain, patutlah kita semua menjaga budaya-budaya tersebut, khususnya bagi kita, generasi muda Indonesia. Kalau generasi mudanya saja tidak mau tahu tentang budaya tradisional, mungkin 50 tahun lagi pun, budaya Indonesia akan habis karena dipatenkan oleh negara lain. So, that's why, we must more really care to our traditional cultur. So, from the start, from now, begin to love our cultur, maybe from the songs, the dance, the traditional grammar, and etc. Semoga, tidak ada lagi budaya Indonesia yang dipatenkan oleh negara lain. Cukup sudah yang lalu, namun yang saat ini sampai seterusnya, try to love our cultur, supaya lestari dan jadi satu hal yang membuat negara ini sedikit, walau perlahan, untuk maju.

Sabtu, 13 Oktober 2012

CHORAL SPEAKING CIA

Setiap tahun, dalam rangka menyambut Dies Natalis SMA Negeri 1 Giri dan GPGNSS, OSIS SMAN 1 Giri mengadakan berbagai perlombaan antar kelas. Salah satunya adalah choral speaking. Choral speaking merupakan perlombaan per tim, dimana satu tim terdiri dari satu kelas, yang membawakan serangkaian cerita seperti obade, dalam bahasa inggris, di sertai dengan mimik, ekspresi, gerakan tubuh, dan improvisasi yang meningkatkan kreatifitas masing-masing tim. Pada perlombaan tahun ini, CIA (nama kelas 11 IPA 4), membaawakan choral speaking dengan tema "The Game". Tema ini dipilih karena di anggap memiliki pesan moral, yakni bahwa kekalahan dalam suatu permainan,bukanlah segalanya, karena masih banyak kesempatan lainnya. Seperti dipaparkan dalam penampilannya: "SO, LOSE IS NOT THE END OF THE WORLD. THERE ARE STILL SO MANY ANOTHER CHANCES". Disamping itu, tema ini juga menunjukkan ciri khas dari choral speaking, yaitu cheers, atau ceria. Perlombaan / Classmeeting choral ini dinilai oleh 3 orang juri, yakni Bu Laila Kartikasari, Bu Rita Dolarina, dan Bapak Ashadi. Kelas XI IPA 4, menggunakan kostum dengan bawahan celana training hitam, dan atasan warna-warni seperti warna pelangi, yakni merah, jingga, kuning, hijau, biru, nila, dan ungu. Kostum ini dipilih sesuai tema choralnya, yakni game. dan warna-warni dari kostum tersebut, semakin menampakkan bahwa keceriaan dari mereka sendiri yang menjadi salah satu ciri khas choral speaking.

Kamis, 20 September 2012

RESILANG

Siapa yang mengenalku? Aku hanya seorang murid dengan seragam yang kusam, turunan dari kakak-kakak panti yang dulu. Setiap hari aku berjalan dari Panti Asuhan, rumahku, ke sekolah, bersama dengan rekan-rekan sesama anak yatim piatu sepertiku. Ibu panti bilang, dulu ada seorang gadis yang menitipkan aku disini, saat itu umurku masih baru 3 hari. Siapa gadis itu? Apakah itu ibundaku? Aku tak tau, dan ada yang bisa aku lakukan untuk mencari keberadaan keluargaku. Hanya satu barang peninggalannya, yakni gelang yang aku pakai saat bayi yang tidak aku ketahui hingga saat ini, saat aku dititipkan di Panti Asuhan ini. Yang terpikirkan oleh aku dan ibu panti hanyalah bahwa aku adalah anak hasil hubungan pergaulan bebas, karena yang menitipkan aku di Panti adalah seorang gadis muda, usia sekitar belasan tahun. Di sekolah, aku bukan anak terpandai, aku hanya seorang pendiam, kutu buku, yang bermarkaskan di Perpustakaan setiap istirahat atau pelajaran kosong. Aku bukan seperti gadis-gadis lainnya, yang modis, yang selalu trend dengan model-model fashion terbaru, atau yang hang out setiap hari seusai sekolah. Karena aku tahu diri, aku harus membantu Ibu Pantiku seusai sekolah, haus membantu beliau menjaga adik-adik panti yang masih kecil, memberi mereka makan, mencucikan pakaian, bahkan juga mengajari adik-adik lainnya yang kesulitan belajar. Suatu kali, sekolahku kedatangan seorang guru baru, Guru Kimia, yang cantik, anggun, namun sederhana. Beliau bukan orang yang sombong ataupun killer, namun seorang yang ramah. Kabarnya, masih single. Belum menikah. Singkat cerita, aku dan guru kimia baru ini, dekat. Saling berkawan, dan saling bercerita satu sama lain yang berawal dari nilai kimiaku yang down, yang turun, dan beliau membimbing aku untuk belajar kimia secara privat, tanpa imbalan dana atau apapun itu. Karena beliaupun tau, bahwa aku hanya seorang gadis yang tumbuh di Panti Asuhan, yang pastinya berkekurangan dalam hal dana khususnya. Kami seperti adik dan kakak. Guru kimia tersebut sangat berbeda denganku, beliau cantik, anggun, rapi, dan tinggi. Hanya persamaan kami adalah kami sama-sama tidak memiliki keluarga. Aku tinggal di Panti Asuhan, sedangkan dia meninggalkan keluarga orang tuanya demi pendidikan. Dari mulutnya pernah terdengar cerita, bahwa ia dulunya hanya satu-satunya anak perempuan dalam keluarga. Anak perempuan terakhir dan memiliki 3 kakak laki-laki. Ibunya hanya pedagang ikan di pasar, ayahnya hanya petani di ladang. 3 orang kakak laki-lakinya semua bajingan, kerjaannya hanya sekolah menghabiskan uang tanpa memperoleh ilmu pengetahuan, setelah itu bermain kartu remi dan berjudi di pos tengah desa. Sebagai anak perempuan satu-satunya, keluarganya mengharapkan dia untuk tidak sekolah, tapi hanya ada di rumah, melakukan pekerjaan rumah tangga dan akhirnya adalah menikah dengan konglomerat desa. tentu saja, Guru Kimia ku yang satu ini tidak senang diperlakukan demikian, hingga akhirnya, ia tetap sekolah, berusaha dan rajin belajar guna memperoleh semua beasiswa hingga saat ini, Ia bisa menjadi guru kimia dengan title S2 tanpa biaya dari orang tuanya dan meninggalkan keluarganya yang kacau itu demi pendidikan ini. ya, setidaknya kehidupannya pun jadi lebih layak dan lebih indah, walaupun tanpa keluarga. daripada hidup dengan keluarga namun keluarganya kacau demikian. Ya, setidaknya dengan cerita-cerita tersebut, aku dapat memahaminya. Kami berdua sudah seperti saudara. Sekarang, setiap pulang sekolah, aku makan di rumahnya dan sekaligus belajar kimia. Jadi, jatah makananku di Panti, bisa di makan oleh adik-adik atau rekan-rekan Panti lainnya. Waktu berlalu, hari ini hari penerimaan hasil belajar semester genap, dan aku dinyatakan mendapat predikat 10 murid teladan, hal itu mengundang kebahagiaan ibu dan seluruh keluarga pantiku. Ibu panti memanggil aku di tengah-tengah makan malam di hari itu, ia memberikan gelang yang dulu ku pakai saat aku dititipkan oleh seorang gadis di Panti ini. Gelang itu berwarna hijau, seperti dari batu giok Cina. Tapi gelang itu kecil sekali, mungkin ya itu lah ukurang tanganku waktu masih bayi. Suatu kali, guru kimiaku, yang aku sebut dengan Kak Resi itu perlahan berencana untuk melanjutkan kembali studinya ke luar negeri, lagi-lagi, ia mendapatkan beasiswa untuk itu. Skor TOEFLnya mencapai 630. Kemampuan bahasa inggrisnya lancar luar biasa, otaknya pun berfungsi dengan sempurna. Jadi ya tentu saja, beasiswa dapat ia dapatkan dengan modal itu semua. Bulan itu, Juli, upacara pertama di tahun ajaran baru juga menjadi moment istimewa, yang mana kak Resi mengucapkan perpisahan. memberikan kesan dan pesan dan apalah sebagaiannya. malamnya, seperti biasa, kami makan malam bersama, mengucapkan permohonan maaf dan kesan serta pesan satu sama lain, kami pun memberikan kenang-kenangan satu sama lain. Ia memberiku semua buku-buku kimianya, temuan rumus-rumus baru yang ia otak-atik sendiri, dan yang pasti sebuah gaun berwarna hijau yang mungkin tak cocok untuk diriku yang buruk rupa. tapi ia berpesan, kalau suatu hari nanti bisa bertemu lagi. Aku harus memakai gaun tersebut dengan rambut panjang terurai tanpa kacamata, pokoknya anggun dan rapi. Sedangkan yang kuberi padanya hanyalah gelang peninggalan masa bayiku itu karena hal yang berharga, yang aku miliki hanya itu saja, tak ada lagi yang lainnya. mau beli sesuatupun, itu susah buatku, karena tak ada uang di kantongku. Saat aku memberikan gelang tersebut, ia bertanya darimana aku mendapatkan gelang ini dan aku menjawabnya kalau itu dari ibu Pantiku, tinggalan ibuku yang menitipkanku di panti tersebut. Aku terheran-heran, seakan-akan ada sesuatu yang aneh dari Kak Resi. Seakan ia sudah mengenali gelang tersebut. Di pandanginya gelang tersebut dengan seksama, dari ukurannya, warnanya, struktur dan teksturnya, hingga ada sebuah tulisan di batu gelang tersebut, tulisannya adalah "RESILANG". kak resi kaget, ia memandangku, dengan mata yang menahan air mata. ternyata, aku adalah adiknya, adik kandungnya, yang ia titipkan sendiri di Panti Asuhan, karena tak mau hidupku ada diantara keluarga yang kacau seperti yang dialaminya. Ia menceritakan semuanya, bahwa aku memang ia bawa pergi dan titipkan ke panti dan ia berkata kepada ibu kami bahwa aku diculik. sedangkan gelang bertuliskan RESILANG itu, berarti GELANG RESI. bahwa gelang tersebut adalah milik resi yang diberikan kepada adiknya yang dikira hialng. Ia bercerita, sebenarnya namaku dulu adalah Arsi, yang singkatan dari adikknya Resi. tapi berhubung aku ada di panti Asuhan, aku tumbuh dewasa dengan nama Dian, nama pemberian dari Ibu Panti. Waw, memang perpisahan yang membukan rahasia, tapi dengan demikian, aku mengerti darimana asal-usulku, bagaimana keluargaku, dan setidaknya pengungkapan hal ini jadi suatu semangat bagi aku untuk tidak lagi jadi anak yang rendah diri. Perpisahan tersebut jadi moment buat aku dan kak Resi yang adalah benar-benar kakak kandungku. Keeseokan harinya, Kak Resi mengunjungi panti asuhanku dan bertemu Ibu panti yang ia masih ingat parasnya saat dulu menitipkan aku. kini, ia kembali ke Panti asuhan itu, bertemu ibu panti asuhan, dan menceritakan semuanya dan kembali menitipkan aku di panti ini karena ia akan ke luar negeri dan berjanji bahwa setiap bulannya, dari gajinya, ia akan memberikan sumbangan untuk keaktifitasan dan keperluan panti ini.

FOTO-FOTO 16 September 2012

Ya ini sekilas jadi kenangan dari moment Ultah ke-41, Gereja Kristus Tuhan (GKT) Siloam Rogojampi- Banyuwangi
Saat itu: MC

Rabu, 22 Agustus 2012

NEW

Look at the mirror, look your face. You are beautiful, You are a nice girl, You are a smart girl. Then, why you make your life to hard? Why you make all of your story to bad? Why you don't enjoy your life? Why you always look so sad? Come on, make a new story. Open new day with new spirit and new paper and let you write that paper with a happiness story. Life is choice. You must choose, you want to be a good girl or a bad girl. You want your life is happy or your life is bad. Everyday you want smile and laugh or you want sad and cry. You must choose. This is your life, and your life is yours. Go on, pray and let you open new story. Move on. Make a new day, make a new story, story that make you happy. Story that like do you want. Everyone hope their life is happy. I think, you too. You hope your life happy too. Keep Spirit. (New day with a new spirit can make me more happy. Don't sad, don't cry, because this is my life. Because my life is my responsible. Lets move on, throw the old paper and the old memory. Get the new paper that written a new happy memory by you.)

Senin, 13 Agustus 2012

A BOY and A GIRL

Long time ago, there were a boy and a girl. They lived at the little city. And they made a handycraft that wrote by their name. But, one day, the boy was going to the other city to continue his study. And the girl still wait at the little city until now. The boy have forgotten the girl, but the girl always remember him. One day, the boy went to his home at that little city. He came back. Heard that, the girl so happy and prepared herself to meet the boy. She was wearing pink dress which given by mother's boy. The boy arrived at home, and he found the handycraft which written by his name and the girl's name. He began remember the girl after long time ago, he never thinking about her. After that, the boy was lying on his bed in his room. He saw the girl's picture at the wall. The boy began to search information about her. He asked to his mother. And his mother said that he must go to field now. Field beside the old school. He went to there so fast. He didn't find anyone there except the farmer. He hope, he can meet her there. Look at the old school and a field. He began remember the old memory. Everyday he went to school with her. Everyday he went to home after school, with her too. And every sunday, they played kite at the field. He was thinking, how about her when he was at other city? Actually, the girl was alone. Alone without him. From the far, he looked a girl who wear pink dress. He hope, that's the girl. Yes, that's the girl. "Hi girl, do you still remember me?", said the boy with a smile. "Actually yes, everymorning and every evening I go to this place, and I hope to meet you. Even 3 years waiting for you. But just now, I can meet you. My hope can happen.", said the girl with cried and little smile. "Sorry, if I never care to you. But now, I hope I can accompany you everyday, everyminute, everysecond in your life.", said the boy. "Forget all, Now let's open new story. Don't leave me again. I wait here, that cause of you, and just for you.", said the girl. Finally, they lived together at the little city with happily.

Minggu, 12 Agustus 2012

DIFFERENT BY "PACARAN, LDR, JOMBLO"

*pacaran : ketawa bareng *LDR : ketawa di telepon *jomblo : ketawa karna liat di cermin,”Astaga gue hina banget!” *pacaran : ngedate *LDR : teleponan berdua *jomblo : nelpon emak dikampung *pacaran : marahan mulu *LDR : ngambek mulu *jomblo : sabunan mulu *pacaran : ngeliat pacar *LDR : ngeliat foto pacar *jomblo : ngeliat orang pacaran *pacaran : ntar malam mingguan *LDR : nunggu bulan depan *jomblo : hari ini hari apa ya??? *pacaran : boros duit *LDR : boros pulsa *jomblo : boros sabun *pacaran : nyanyiin lagu buat pacar *LDR : buat lagu untuk pacar *jomblo : ngamen di warteg *pacaran : nyipok pacar *LDR : nyipok telepon *jomblo : nyipok guling *pacaran : bep,potong rambut dong *LDR : bep jangan lupa potong rambut *jomblo : yes,dapet rambut.santet ah *pacaran : ketik sms i love u *LDR : ketik sms i miss u *jomblo : ketik sms REG_JODOH *pacaran : panas beb,ke gunung yuk *LDR : panas beb,aku renang dlu *jomblo : panas mak,jadi jemur opak g? *pacaran : makan steak bareng *LDR : makan di kantor masing2 *jomblo : makan bangke tikus asem manis *pacaran : jalan bareng seharian *LDR : telepon seharian *jomblo : gak mandi seharian *pacaran : beb uda wangi nih,jln yu *LDR : beb aku uda wangi,km mandi gih *jomblo : maaak..gue dilalerin maaak *pacaran : bep bosen maen tmpt situ mulu,ganti tmpt donk *LDR : bosen telp mulu,sms aj ya *jomblo : bosen nyabun mulu,pke balsem ah *pacaran : SIAL,doi bareng cow laen *LDR : SIAL,sinyal putus *jomblo : SIAL gue ko g ilang2 yah? *pacaran : sholat berjamaah yuk *LDR : jangan lupa sholat *jomblo : sholat ke mesjid,pulang nukerin sandal *pacaran : nunggu dijemput pacar *LDR : nunggu di telp pacar *jomblo : nunggu nasgor lewat *pacaran : sakit hati,nelen baygon *end *LDR : diselingkuhin,ngunyah racun tikus*end *jomblo : ane dah biasa,ngemut autan *still alive *pacaran : liat bintang berdua *LDR : liat bintang ditempet berbeda *jomblo : ngintip orang pacaran pake teropong bintang *pacaran : yah ujan,bsk aj kita yg kluar *LDR : ujan,cancel dlu ya ketemunya *jomblo : rasain pada g bisa kluar! Haha *pacaran : log out facebook,siap2 kencan *LDR : log out facebook,lanjut teleponan *jomblo : log out facebook,nyegat nasgor,sign in lagi

PERMAINAN TRADISIONAL INDONESIA

Di era modern ini, semakin berkembang ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk dalam bidang permainan (games) juga semakin berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Games ada di mana-mana, laptop, playstation (PS), nitendo game, bahkan di HP pun juga terdapat game. Sehubungan dengan itu, permainan/game tradisional pun ditinggalkan dan satu per satu mulai di ambil oleh negara lain. Then, what should we do? Hal yang harus kita lakukan adalah melestarikan permainan-permainan tersebut. Gak mau kan kalau budaya kita direbut lagi sama negara lain? Hmm, Coba kembali ke masa lalu, ketika kita masih TK atau SD, permainan tradisional apa yang pernah kita mainkan. Berikut adalah beberapa permainan tradisional Indonesia: Yang pertama adalah permainan “Petik Lele”. Permainan ini dilakukan oleh beberapa orang dan individu (tidak berkelompok). Peralatan dalam permainan ini antara lain adalah kayu pendek (sekitar 10-15 cm) sebagai bolanya dan kayu panjang (sekitar 50 cm) sebagai pemukulnya, serta diperlukan juga tanah yang sudah dijugeri/dilubangi sebagai tempat penyukitnya. Permainan ini dilakukan dengan cara seorang menaruh kayu pendek di atas tanah yang berlubang dan mengungkitnya dengan kayu panjang. Sementara orang-orang lainnya menjaga dan menangkap kayu pendek yang sudah dicukit. Saat kayu tersebut tertangkap, maka sang penangkap akan melemparkan kayu pendek tersebut kepada si penyukit/pemukul. Bila lemparannya berhasil di tepis oleh si pemukul, maka si pemukul tetap akan melanjutkan permainan. Bila lemparannya tidak bisa ditepis, maka si pelempar tadi lah yang akan mengambil alih permainan. Sementara, bila kayu tersebut tidak dapat ditangkap oleh si penangkap, maka permainan tetap berlanjut. Si pemukul akan kembali menaruh kayu kecil di atas tanah berlubang dan menyukit kembali, dan begitu seterusnya. Kedua adalah mainan “Yo-Yo”. Yo-yo adalah suatu permainan yang tersusun dari dua cakram berukuran sama (biasanya terbuat dari kayu) yang dihubungkan dengan suatu sumbu, di mana tergulung tali yang digunakan. Satu ujung tali terikat pada sumbu, sedangkan satu ujung lainnya bebas dan biasanya diberi kaitan dan dikaitkan pada jari orang yang memainkannya. Cara memainkannya adalah dengan memegang yo-yo, dan melemparkannya ke bawah dengan gerakan yang mulus. Sewaktu tali terulur pada sumbu, efek giroskopik akan terjadi, yang memberikan waktu untuk melakukan beberapa gerakan. Dengan menggerakkan pergelangan tangan, yo-yo dapat dikembalikan ke tangan pemain, di mana tali akan kembali tergulung dalam celah sumbu. Selanjutnya adalah permainan “Balap Karung”, permainan ini sering kita jumpai pada perayaan peringatan kemerdekaan Indonesia setiap tanggal 17 Agustus. Dalam permainan ini, peserta diwajibkan untuk memasukkan sebagian badannya ke dalam karung dan kemudian melompat secepat-cepatnya agar sampai ke garis finish dan memperoleh gelar juara. Benteng-bentengan adalah permainan selanjutnya. Permainan ini dilakukan lahan antara 2 pohon atau 2 tiang, oleh beberapa orang yang terbagi menjadi 2 kelompok yang memiliki benteng pertahanannya masing yang biasanya berupa pohon atau tiang. Tujuan utama permainan ini adalah untuk mengambil alih atau merebut benteng lawan dengan cara memegang/menyentuh benteng pertahanan lawan dengan meneriakkan kata “BENTENG”. Permainan ini juga dapat dimenangkan dengan cara menawan seluruh anggota lawan dengan menyentuh tubuh mereka saat berada diluar benteng. Si penawan adalah orang yang waktunya baru keluar dari benteng dan si tawanan adalah orang yang sudah lebih lama keluar dari benteng. Gasing adalah mainan yang bisa berputar pada poros dan berkesetimbangan pada suatu titik. Gasing merupakan mainan tertua yang ditemukan di berbagai situs arkeologi dan masih bisa dikenali. Selain merupakan mainan anak-anak dan orang dewasa, gasing juga digunakan untuk berjudi dan ramalan nasib. Sebagian besar gasing dibuat dari kayu, walaupun sering dibuat dari plastik, atau bahan-bahan lain. Kayu diukir dan dibentuk hingga menjadi bagian badan gasing. Tali gasing umumnya dibuat dari nilon, sedangkan tali gasing tradisional dibuat dari kulit pohon. Panjang tali gasing berbeda-beda bergantung pada panjang lengan orang yang memainkan. Demikianlah beberapa permainan unik asli Indonesia dan masih banyak permainan-permainan lainnya yang tentunya lebih melatih kekompakan antar tim ataupun kreatifitas pribadi masing-masing. Sekian info kali ini, semoga dapat bermanfaat dan tentunya dilestarikan oleh kita sebagai generasi muda. Sekian, Trimakasih. (GBU)

Selasa, 17 Juli 2012

is that so?

Every place to dark and I can't see Every day to sad and I can't smile Every time to fast and I can't enjoy Every night to scary and I can't sleep Setiap tempat gelap dan tak dapat kulihat Setiap hari sedih dan tak dapat tersenyum Setiap waktu begitu cepat dan tak kunikmati Setiap malam menakutkan dan tak dapat tidur Is life just like this? Apakah hidup seperti ini? Will always like this? Selalu seperti inikah? Just believe something good next Hanya percaya sesuatu indah nantinya

ALAM SEMESTA

Mata tertuju pada keindahan dunia Alam semesta yang tlah tercipta Indah dan sungguh luas jagad raya Yang ada dan kita manfaatkan semua Ketika pagi, semangat secerah mentari Saat malam tiba, langit dihiasi bulan Itulah keagungan Sang Pencipta Semua indah dan baik apa adanya Manusia, kitalah yang berdosa Merusak keindahan alam semesta Mengapa? Tak pernah kita sadari Bahwa kita harus merawat semua ini Ketika pohon di hutan ditebangi Lihatlah dan rasakanlah semuanya Seluruh penghuni hutan tangisi Jangan lakukan lagi, ini cukup Akhiri semua keserakahanmu manusia Alam memang diciptakan untukmu Alam memang untuk kau manfaatkan Jangan dirusak, jaga baik-baik Semua karunia Tuhan yang ESA Syukuri semua dan lestarikanlah

ABOUT CLASS

Ini cerita siswa-siswi SMA Dimana kita semua bersekolah Menikmati masa-masa indah Remaja yang menjadi dewasa This is about class This is about us This is our stories Friends, Love, and task Ingat ketika pelajaran Ingat ketika jalan-jalan Saat ada kebersamaan Saat jalin persahabatan

Kamis, 05 Juli 2012

MY POWER

Detik demi detik, aku menunggumu. Waktu demi waktu, aku hubungimu. Seperti padang menanti hujan. Tak peduli siang atau malam. > Perlahan-perlahan dapatkah kau rasakan? Setitik, setetes, cinta yang terpendam. Sedikit rasa di hati yang tersimpan. Dan harapan bersamamu di masa depan. >> The power of this love can't be destroy The power of this hope so very strong Love and hope from my heart and my mind That are the power of mine, my power > Mungkin waktu terlalu sulit dilalu. Tapi cinta takkan pernah berlalu. Memang hidup tak berlangsung lama. Tapi cinta yang buat semua indah. >> Kekuatan cinta takkan runtuh. Harapan yang ada takkan lalu. Cinta dan harapan dari diriku. Itu kekuatan milikku, kekuatanku..

Jumat, 29 Juni 2012

ALIEN

Alien adalah sebutan makhluk luar angkasa yang dalam cerita fiktif digambarkan sebagi makhluk kecil yang cerdas sehingga memiliki kepala yang besar. Sampai saat ini belum diketahui secara pasti keberadaanya. Alien selalu menjadi misteri disetiap ruang dan waktu. Banyak fakta dan temuan-temuan yang menduga-duga bahwa itu adalah alien. Banyak juga saksi-saksi yang melihat langsung alien dan bahkan juga ada yang mengaku pernah di culik oleh alien. Namun, belum ada bukti yang pasti dan diterima oleh akal. Berikut teori – teori ilmiah tentang keberadaan alien. 1. Mars. Planet merah ini memiliki air di bawah tanah yang merupakan salah satu kunci kehidupan. Para ilmuwan menduga, kemungkinan besar ada mikroba yang hidup di bawah tanah, meski robot pencari yang menyisir Mars belum menemukan satu pun. 2. Europa. Satelit Planet Yupiter ini memiliki radiasi di permukaannya yang bisa membunuh nyawa mahluk hidup. Namun di bawah lautan beku di sana ada kemungkinan beberapa jenis mikroba hidup di sana di bagian yang cair. 3. Enceladus (baca: en-sell-ah-dus). Satelit mini Planet Saturnus ini memiliki bulu supersonik gas dan debu yang ditembakkan dari permukaannya. Ini adalah indikasi, enceladus memiliki zat cair yang berfungsi menopang kehidupan. 4. Titan. Bulan terbesar Planet Saturnus ini memiliki cairan seluas samudera. Namun, ada dugaan itu adalah cairan methan. 5. Planet ekstrasolar atau di luar tata surya. Para astronot menggunakan teleskop yang bisa mendeteksi keberadaan atmosfer di permukaan planet-planet tersebut, dari sini bisa dicari tahu keberadaan proses fostosintesis atau proses biologis lainnya. 6. Di Bumi. Mencari alien di Bumi? Jangan salah, para ilmuwan juga menyisir Bumi untuk mencari keberadaan mahluk asing yang mungkin terbawa ke Bumi dari meteorit atau komet yang menyelonong masuk. Para ilmuwan menggali potensi temuan kehidupan asing di dasar laut atau di bawah es Antartika, yang tak biasa dan bisa jadi berasal dari luar angkasa. Semua teori tersebut hanyalah sekedar teori saja dan masih dalam tahap pengembangan menjadi bukti-bukti yang nyata dan diterima oleh akal. Jadi, percayakah kalian bahwa alien itu ada?? (by: AiLing)

ADVENTURE TO TLEMUNG

Selasa, 17 April 2012, adalah hari kedua ujian nasional bagi kakak-kakak kelas XII. Namun, bagi kami, yang kelas X dan XI adalah belajar di rumah yang menyenangkan dan bisa membuat otak kami serasa tenang dan refreshing, walaupun sih, banyak tugas yang menumpuk dan telah diberikan oleh bapak ibu guru sekalian. Pada hari tersebut, saya bersama teman-teman dari kelas saya, yakni kelas X2, melakukan perjalanan yang sangat menantang, yakni ke Tlemung. Mengapa saya katakan menantang? Karena jalan menuju ke sana menanjak dan rusak. Perjalanan ini saya jalani antara lain bersama Agil, Audina, Anggi, Putri, Yosi, Jimmy, Robin, Hadiasti, Alfi dan Sovi. Tlemung adalah salah satu desa di Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Selama kami berjalan menuju ke sana, kami disuguhi berbagai pemandangan indah di sebelah kanan dan kiri kami. Hamparan sawah hijau yang luas, perkebunan kopi dan kelapa. Sungguh indah, saya tidak pernah membayangkan ada pemandangan seperti ini di pinggiran Kota Banyuwangi. Walaupun jalan yang kami tempuh berbatu, rusak, dan menanjak, tapi kami cukup puas dengan apa yang kami lihat di sana. Kami bisa makan buah rambutan, langsep, dan manggis yang telah kami petik dan panen sendiri. Kami juga melihat peternakan susu kambing dengan mata kepala kami sendiri. Tapi, bagi saya, yang paling berkesan adalah saya bisa berekreasi bersama teman-teman sekalian dan kalau lihat pohon kelapa dan rambutan, sudah sering saya lihat. Di sana, saya berkesempatan untuk melihat pohon durian, manggis, dan langsep yang sebelumnya tidak pernah saya lihat. Waw, inilah salah satu pengalaman selama kelas X yang berkesan buat saya, dan semoga pengalaman yang saya tulis ini menjadi salah satu hiburan dan pengetahuan bagi yang membacanya. Selain itu, saya berharap juga di lain kesempatan, saya bisa berpetualang bersama teman-teman, kemudian menulis dan membagikan pengalaman tersebut. Trimakasih.

Selasa, 05 Juni 2012

AKU MENUNGGUMU

Cobalah untuk memahami kehadiran diriku, Ketika nafas ini sudah sampai di senja, Tapi kau tak pernah tahu, Kau tak pernah mengerti setitik makna itu.. Hari-hari kita lalui dalam kebersamaan. Tahukah kamu? Rasakah kamu? Kehadiran cinta ini.. Mencoba untuk ku pungkiri, perlahan demi perlahan,, aku coba untuk lupakan.. Tapi apa yang terjadi? Aku tak bisa pisah dari rasa ini. Otakku selalu terbayang kamu, hanya kamu.. Mencoba berpaling dari fakta ini, tapi hatiku kembali.. Padahal ini hanya rasaku saja, tanpa rasamu.. Kita terpisah karena perbedaan, karena jarak, dan karena prinsip. Tapi dengan itulah kita bisa saling lengkapi. Berjuta kata mungkin tak cukup untuk kuungkapkan dan wakili semua rasa ini. Aku hanya bisa berdoa, bila kau memang yang terbaik, yang terindah, biarlah sampai di sini saja semua,, biar kita bangun relasi bersama. Tapi butuh waktu, waktu yang akan bukakan semua jalannya. Aku menantinya, selalu menantinya,,, Sampai kapanpun, sampai rasa ini menghilang.. jujur, aku menunggumu...

Jumat, 01 Juni 2012

SENJA

Waktu bergulir, menikmati hari-hari senja Menunggu saat bahagia yang hampir tiba Ketika nantinya roh daku pergi dari jiwa Pergi menuju tempat yang paling indah Melupakan seluruh permasalahan ini Menjauh pergi dari gelapnya duniawi Yang hanya mementingkan diri sendiri Pergi.. pergi... Tinggalkan semua ini Tersisa nama, yang tak ada artinya Tinggal kenangan, yang mungkin diingat Hanya berdiri rumah kecil bertiang dua Yang mungkin dianggap keramat pula Ketika hujan air mata iringi aku Itulah air mata bahagia dan haru Pesan dan kesan orang untuk hidupku Bukankah itu indah? Ya, indah sekali Ketika tubuh ini terdiam di rumah Tapi roh ini akan tentram di surga Berkumpul bersama Sang Pencipta Tanpa ada lagi masalah-masalah Senja telah tiba, tak lagi melangkah Hanya tunggu saat-saat akhirnya Ketika senja, ketika matahari terbenam Hidup ini juga akan menghilang

Rabu, 16 Mei 2012

MUSIK KERONCONG

Musik keroncong merupakan musik tradisional peninggalan jaman Portugis yang masih ada sampai saat ini, namun sedikit dan tidak merajalela, khususnya di kalangan anak muda. Musik ini tergeser oleh musik-musik modern, khususnya musik pop. Peminat musik ini pun sedikit, sehingga tanpa sengaja musik ini menjadi langka. Musik keroncong sendiri memiliki instrument-instrument khusus antara lain cak dan cuk, yakni gitar kecil pengiringnya. Selain itu ada pula bass, cello, biola, gitar, dan flute. Alat-alat tersebut merupakan alat musik keroncong yang asli, yang belum tersentuh dan tercampur oleh jenis musik lainnya. Seiring dengan perkembangan jaman, musik keroncong dibubuhi oleh jenis musik lainnya. Seperti adanya musik keroncong-pop, yakni penggabungan antara genre musik keroncong dan musik pop. Selain itu ada juga keroncong-campursari, dan lain-lain. Perbedaannya dengan musik keroncong yang asli adalah penggunaan dan penambahan alat musiknya serta alunan lagunya. Salah satu orkes musik keroncong di Banyuwangi adalah Orkes Gema Sritanjung, yang tampil setiap Sabtu, malam Minggu, pukul 20.00, dan bertempat di Pendapa Kantor Dinas Pariwisata Banyuwangi. Orkes tersebut sudah ada sejak tahun 1985 dan memiliki sekitar 40 anggota, meliputi pemain alat-alat musik dan penyanyi keroncong. Orkes ini dipimpin oleh Bapak Dani Sucipto dan dibina oleh Kepala Kantor Dinas Pariwisata Banyuwangi. Menurut Bapak Machmud, selaku sekertaris dari organisasi ini, orkes ini merupakan orkes resmi dan difasilitasi oleh pemerintah. Dalam suatu even tertentu, semua orkes keroncong yang ada di Banyuwangi berkumpul. Bukan hanya di Banyuwangi, sekali-kali juga ada momen dimana semua orkes berkumpul, entah se-Jawa Timur, dan lain-lain. Selain itu, kadang orkes-orkes keroncong yang ada juga berkumpul bersama orkes-orkes dari jenis musik lainnya. Bagaimanapun juga, musik keroncong adalah musik tradisional yang patut untuk dilestarikan agar tidak punah. Apresiasi dari orkes-orkes keroncong yang ada patut diteladani. Sebagai generasi muda, seharusnya kita juga terbuka terhadap musik keroncong ini. Bukan hanya kepada musik modern dan pop saja. Mari kita lestarikan musik ini agar tetap lestari dan jaya.